Striker Paling Mandul Di Liga Champions Sepanjang Sejarah

Membahas Liga Champions Eropa memang tidak akan pernah ada habisnya, mengingat kompetisi yang berlangsung setiap musim ini selalu menarik atensi dari ribuan bahkan jutaan pasang mata dari seluruh penjuru dunia. Tingginya gengsi dan keuntungan yang didapat dari kompetisi Liga Champions Eropa ini memaksa setiap tim untuk tampil maksimal, tentu saja para pemain juga berjuang keras unjuk gigi akan performa mereka setiap kali bermain di ajang tersebut.

Bisa Jadi Media Kritik Kepada Striker

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Raul Gonzalez, dan Karim Benzema, mereka adalah empat top skorer sepanjang masa Liga Champions Eropa. Dua nama teratas bahkan sudah mengoleksi lebih dari 100 gol di ajang tahunan ini, dan wajar jika mereka selau mendapat sanjungan terkait performa impressif di ajang penuh gengsi ini. Sebaliknya, kompetisi ini bisa menjadi media atau lahan untuk para pengkritik mengkritisi performa dari striker-striker top yang dianggap tampil buruk pada kompetisi yang digagas UEFA tersebut.

Striker Yang Di Anggap Paling Madul di Luga Champions

Berikut ini setidaknya ada empat nama striker top dunia yang dianggap paling mandul di ajang Liga Champions Eropa.

  • Fernando Torres
Fernando Torres

Tentu saja kita tahu persis siapa sosok yang satu ini, dia dijuluki El Nino dan pernah merasakan tensi tinggi Liga Champions Eropa bersama dengan Liverpool, Chelsea dan Atletico Madrid. Torres sendiri mungkin adalah salah satu striker terbaik dalam sejarah spanyol, karena dia begitu subur bersama Liverpool di pentas Liga primer Inggris. Namun kenyataannya, pemain yang kini berkarir di J-League ini begitu mandul di ajang liga Champions Eropa. Dari total 58 penampilannya pada ajang Liga Champions Eropa, pada kenyataannya Torres hanya mengoleksi 13 gol saja. Namun begitu, dia pernah meraskaan gelar Liga Champions Eropa bersama Chelsea di musim 2011/12, dan final Liga Champions bersama Atletico Madrid.

  • Ronaldo Luis Nazario De Lima
Ronaldo Luis Nazario De Lima

Siapa yang tak kenal dengan Ronaldo asal Brazil ini ? Banyak yang sepakat, mungkin kita juga sepakat bahwa dia adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepakbola. Bicara soal prestasi, Ronaldo sudah memenangkan dua trofi Piala dunia bersama tim Nasional Brazil, berapa gelar liga di level klub, tapi sangat disayangkan dia punya nasib yang sama seperti Zlatan Ibrahimovic yang tak pernah memenangkan gelar Liga Champions Eropa. Bahkan yang lebih buruk lagi, Ronaldo juga terbilang striker yang mandul di ajang tahunan ini. Namanya bahkan tidak ada dalam daftar 50 pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions Eropa.

  • Luis Suarez

Barcelona begitu mengandalkan Luis Suarez di lini depan, sejak yang bersangkutan ditebus dari Liverpool pada bursa transfer musim panas tahun 2014 lalu. Tak hanya itu, pada musim pertamanya sebagai pemain Barcelona, mantan pemain Ajax Amsterdam ini sudah langsung membantu klub Cataln tersebut memenangkan treble winner …

Continue Reading →

Daftar Pemain Muda Terbaik Di Liga Italia Sepanjang Sejarah

Pemain berbakat terkadang tidak bisa diprediksi darimana datangnya, disinilah tugas dari para pencari bakat untuk mengamati setiap pemain yang dinilai memiliki potensi untuk jadi bintang di masa mendatang. Tapi tidak sedikit juga para pemain berbakat dunia yang datang dari tim akademi tim-tim besar, bahkan cukup banyak pemain jebolan akademi yang meraih sukses di kemudian hari.

Daftar Liga Penghasil Pemain Muda Potensial

Para pemain muda berbakat bisa datang dari liga manapun, namun belakangan ini para pemain muda berbakat kebanyakan datang dari La Liga Spanyol, Eredivisie Belanda dan Bundesliga Jerman. Sudah banyak hal yang membuktikan bahwa ketiga liga tersebut begitu produktif menghasilkan bintang-bintang muda, sebut saja La Liga Spanyol dengan Lionel Messi yang lahir dari akademi Barcelona, ada juga Iniesta , Pique, Fabregas dan masih banyak lagi. Eredivisie Belanda juga demikian, ada Luis Suarez, Memphis Depay, Daley Blind dan banyak lagi. Lantas, bagaimana dengan liga-liga lainya ? Serie A italia misalnya, walaupun harus diakui jarang menghasilkan pemain muda berbakat tapi Liga utama di Italia ini juga pernah melahirkan sejumlah pemain muda top dunia yang jadi rebutan banyak raksasa Eropa.

Para Pemain Muda Terbaik Dalam Sejarah Liga Italia

Ya, Italia pernah ‘memproduksi’ sejumlah pemain muda berbakat yang kemudian berevolusi menjadi pemain bintang, dan salah satu yang terbaik di dunia. Nah, tiga pemain berikut dianggap sebagai pemain muda terbaik dalam sejarah Serie A Italia sejauh ini.

  • Paolo Maldini
Paolo Maldini Pemain Terbaik Dalam Sejarah Liga Italia

Bisa dikatakan, Maldini adalah pemain yang paling layak berada pada urutan pertama dalam daftar ini. Rasanya semua kenal dengan sang legenda AC milan, atau legenda sepakbola Italia pada umumnya. Dia menghabiskan sepanjang karirnya sebagai pemain AC Milan, bahkan merupakan salah satu pemain jebolan akademi raksasa Serie A Italia tersebut.

Mencatat debutnya bersama tim senior AC Milan di musim 1984/85. Pada musim keduanya, yang bersangkutan langsung menjadi bagian dari tim utama Rossoneri. Dia berhasil memperoleh trofi pertamanya sebagai pemain pada kampanye musim 1988/89 dengan membawa MIlan memenangan gelar Scudetto dan Liga Champions Eropa. Maldini baru pensiun di tahun 2009 silam usai mencatatkan 903 caps di semua ajang, dan mempersembahkan 26 gelar juara.

  • Paul Pogba

Juventus dikatakan sangat beruntung, lantaran berhasil mendapatkan servis pemain muda berbakat secara percuma alias gratis pada bursa transfer musim dingin tahun 2012 lalu. Adalah gelandang Prancis, Paul Pogba yang direkrut Bianconneri saat itu, sebagaimana kontrak sang pemain dengan Manchester United telah berakhir. Bersama Juventus, Pogba berkembang jadi salah satu pemain muda terbak dunia, mngantarkan klub memenangkan empat scudetto secara beruntun, dan sekali melangkah ke final Liga Champions Eropa.

Pada bursa transfer musim panas tahun 2016, Pogba kemudian dibeli kembali oleh Manchester United lewat kocek tak kurang dari 105 Juta euro, menjadi …

Continue Reading →